
Welcome to Soluta Remaja Masjid Baitul A'laa


Learning and Teaching Scotland, organisasi untuk pengembangan kurikulum telah menganalisa efek dari game yang melatih otak. Juga ditemukan dalam penelitian itu kalau game tersebut bisa meningkatkan konsentrasi dan sikap dari para murid.
Penelitian itu melibatkan 600 murid di 32 sekolah di seluruh Skotlandia menggunakan Brain Training dari game milik Dr Kawashima pada Nintendo DS setiap harinya. Proyek itu melanjutkan pilot study yang dilakukan di Dundee tahun lalu. Kelompok murid itu diuji dengan tes membaca, pemecahan masalah dan memory puzzle. Kelompok yang bermain game itu dibandingkan dengan kelompok yang dididik dengan cara biasa. Para murid tersebut dites pada awal dan akhir dari penelitian itu.
Para peneliti menemukan kedua kelompok itu memang meningkat nilainya, tetapi kelompok yang menggunakan game meningkat hingga 50%. Waktu yang dibutuhkan untuk tes juga berkurang dari 18,5 menit ke 13,5 menit. Peningkatan dari kelompok game ini dua kali dari kelompok pembandingnya.
Jaman sekarang jamannya Kewaspadaan dan Kehati-hatian karena Sekarang jamannya Kejahatan dalam berbagai bentuk makin merajalela dan canggih.
Malware Phobia, mungkin unofficial terminology itu bisa saya katakan sebagai penggambaran kondisi kekinian kejiwaan masyarakat pengguna komputer publik atau jaringan (non-stand-alone computer). Kenapa? Karena makin banyak saja orang di seluruh dunia termasuk rekanan mengeluh sedih dan stress karena Flash Disk-nya atau External HardDisk-nya terinfeksi Virus/Trojan setelah dicolokkan pada Slot USB sebuah Host Computer yang sudah terinfeksi. Saya sendiri pun dulu beberapa kali jadi victim seperti mereka.
Tips ini lebih bersifat Optional, jadi Anda bisa memilih sesuai keinginan/kecocokan Anda sendiri.
OPSI 1 merupakan pengamanan UFD secara fisik guna pencegahan Malware masuk ke dalam UFD.
U3 Smart Drive adalah Next Generation UFD yang sudah diintegrasikan dengan Portable Software Launcher beserta Panel Launchernya. Dengan U3 Smart, Anda bisa install Portable AntiVirus dan AntiSpy U3 Edition yang akan otomatis menScan keberadaan Threats/Malwares seperti Virus,`Trojan,`Spyware,`Adware,`dll. pada Host Computer begitu Anda mencolokkan U3 Smart Drive Anda pada Host Computer tersebut guna proteksi U3 Smart Drive Anda agar tidak terinfeksi Threats/Malwares.
Kebetulan saya memakai U3 Toshiba Smart Drive 2 GB yang di dalamnya saya install Portable avast! AntiVirus U3 Edition, dan begitu ada Threats dari Malware yang terdeteksi oleh avast, AntiVirus ini akan memberitahukan kepada pengguna U3 Smart Drive untuk Eject U3 Smart Drive-nya sebagai langkah pencegahan penginfeksian Malware dari infected host computer atau Anda bisa tetap colokkan U3 Smart Drive Anda dan Anda bisa menghapus detected Threats secara manual dengan Portable avast! AntiVirus U3 Edition.
Sebagai Tambahan, U3 Smart Drive memiliki fitur keamanan berupa LogIn Panel, jadi, di atas kertas, setelah Anda pasang Password Anda, hanya yang tahu Password Andalah yang bisa mengakses Konten dari U3 Smart Drive Anda. Catatan: Anda Bisa juga gunakan berbagai macam Next Generation UFD yang sudah terintegrasi dengan sistem keamanan seperti IronKey, dll.
OPSI 2 : Gunakan Software Penyembunyi File dan Folder seperti “Folder Lock”
OPSI 2 merupakan pengamanan Folder dan File pada UFD dari serangan Malware yang sudah masuk ke dalam UFD.
“Folder Lock” adalah sebuah software Proteksi Data yang sederhana tapi canggih dan cantik interface-nya. Oleh Pembuatnya, Folder Lock diKlaim sebagai Anti-Intruder/Malware dimana Folder dan File di dalamnya yang diproteksi tidak akan terlihat dan tersentuh baik oleh User lain maupun oleh Malware walau melalui media DOS-Prompt atau DOS SAFE MODE sekalipun, ataupun melalui file viewer/file browser dari OS lain sekalipun. Dengan “Folder Lock“, Anda bisa menyembunyikan dan mengunci Folder beserta isinya yang ada di dalam UFD Anda guna mencegah penginfeksian Malware terhebat apapun (hingga tulisan ini dibuat). Program ini menggunakan tiga jenis penguncian Data: Lock (Simply Hide), Scramble, atau Encrypt with AES 256-Bit. Folder Lock bisa dipakai sebagai software pengaman data untuk Desktop PC/Notebook/Portable Storage Media.
Proteksi “Folder Lock” memang hebat, terbukti ketika saya uji coba menginjeksikan sebuah virus pada UFD saya, dan kemudian setelah proses scanning dengan dua AntiVirus terkemuka, semua data pada UFD saya dinyatakan terinfeksi, dan tidak ada Report yang menyebutkan ataupun menampilkan satupun dari semua nama file yang terproteksi, dengan kata lain, hanya File-File yang terproteksi saja yang tidak terinfeksi. Terbukti setelah Virus dibersihkan oleh AV, file-file yang terproteksi masih sehat walafiat ketika saya buka. Sampai tulisan ini dibuat “Folder Lock” versi terakhir adalah v.5.7.5 yang makin compatible terhadap Windows Vista. Meski dari sekian banyak File dan Folder Hider di jagad raya ini, saya menganggap Folder Lock salah satu yang terbaik dari banyak kriteria penilaian, namun begitu, pada Folder Lock versi sebelum Vista Ready (entah sampai versi berapa), Data yang terproteksi di luar dugaan bisa tampak terlihat oleh Norton Commander. Namun yang terpenting, setahu saya belum Ada Virus yang command scriptnya ditulis untuk menjalankan Norton Commander guna menisbikan proteksi Folder Lock
Namun sepertinya itu hanya masalah waktu saja. Mudah-mudahan pada versi-versi mendatang, Bug ini sudah di-Patched oleh pihak Produsen, sehingga tidak kedahuluan Virus.
Langkah Proteksi:
Download Folder Lock Terbaru Versi Trial atau Order Full Version melalui
Folder Lock Official Website di http://www.newsoftwares.net/folderlock
OPSI 3 : Gunakan Software “TrueCrypt”
OPSI 3 merupakan pengamanan File di dalam UFD dari serangan Spyware yang sudah masuk ke dalam UFD. Sehingga ,dalam hal ini, File Anda yang terproteksi lebih sulit atau hampir mustahil ditampilkan secara real time visual remote Program ini sangat canggih, yang mungkin satu-satunya Program Proteksi Data di dunia dengan Double Security Layer Protection, dalam artian, Anda bisa membuat Protected Virtual Drive (sebagai first security layer) yang di dalamnya bisa Anda tambahkan “Hidden Volume” (sebagai second security layer) sebelum proses pemformatan Virtual Drive dilakukan. Sebagai Informasi, “Hidden Volume” dibangun dengan trik konfigurasi partisi pada physical drive yang dibuat sebagai antisipasi bila dalam situasi/kondisi dimana, misal, Anda terpaksa memberitahukan Password Anda kepada orang lain yang memaksa Anda menyebutkan Password Anda dengan ancaman kekerasan. Anda bisa memberitahukan Password Anda tersebut tanpa harus membuka “Hidden Volume”. Orang yang memaksa Anda tersebut hanya akan bisa melihat kode atau data rahasia Anda yang telah Anda palsukan, dan Ia kemungkinan besar tidak akan pernah mengira keberadaan “Hidden Volume” yang berisi kode atau data rahasia Anda yang sebenarnya.
Seperti pada PC, Software PengEnkripsi Data berlisensi Free - Open Source ini bisa diaplikasikan pada UFD Anda untuk pengamanan data.
Fitur yang ditawarkan “TrueCrypt“:
Langkah Proteksi:
Sebagai Catatan: Sayangnya, bila Anda menggunakan Single File untuk Anda jadikan sebagai Protected Files Container (sebagai Locker untuk mewadahi/tempat perlidungan data-data yang diproteksi), File tersebut bisa dengan mudah terhapus/dihapus dan tidak ada jaminan bebas serangan/infeksi Malware.
Download TrueCrypt Terbaru di SINI
TrueCrypt Official Website di http://www.truecrypt.org
Bila Anda ingin benar-benar mencegah virus masuk ke UFD Anda, saran saya Gunakan kombinasi Opsi 1 & 2 atau Opsi 1 & 3 atau cukup Opsi 3 saja.
Tips Tambahan:
Menurut pengalaman penulis bahwa file-file yang tidak terlindungi dan tidak terkompresi (uncompressed)-lah yang seringkali menjadi sasaran empuk penyerangan malware yang mungkin saja masih menjadi tren pola penyerangan virus hingga tulisan ini dibuat. Seringkali yang dijadikan sebagai target utama penyerangan/penginfeksian Virus adalah file-file pada yang berupa dokumen/database (doc/xls/db/pdf, dan lainnya) serta file-file yang berupa executable files (exe/bat/com/inf/dan lainnya) yang pada umumnya dalam kondisi tidak terlindungi dan tidak terkompresi (uncompressed). Oleh karena itu, ada baiknya bila membiasakan untuk mengemas file-file Anda dalam format kompresi (Zip/RAR/yang lainnya). Penulis seringkali mendapati sembarang file di dalam kompresi tersebut relatif ’sedikit lebih tahan serangan’ virus daripada file-file yang terbuka tak terindungi oleh container apapun. Walaupun secara teknik file yang terkompresi sekalipun sebenarnya tetap relatif mudah terinfeksi Virus juga, namun filosofinya “memakai jaket lebih bisa mencegah sakit masuk angin”
. Yang jelas Ini hanya tren pola dan teknik penyerangan virus serta masalah teknik virus programming saja.
Tips di atas hanyalah sebagian teknik pengamanan USB Removable Drives. Anda bisa mengaplikasikan teknik-teknik lain baik secara manual maupun dengan menggunakan updated third-party security programs yang informasi atau program instalasinya bisa Anda dapatkan dari media internet.
